Membentuk Anak Cerdas Sejak Hamil

KOMPAS.com –  Ibu sangat besar perannya dalam membentuk kecerdasan anak, sejak masih dalam kandungan sampai  lahir. Ibu harus mengerti betul soal gizi buat dirinya maupun bayi yang telah lahir. Supaya bayi selain sehat juga bertumbuh tingkat kecerdasannya.

Otak terletak di dalam tengkorak  yang berhubungan langsung dengan sumsum tulang belakang, serta  membentuk suatu sistem saraf pusat. Dibandingkan dengan seluruh berat badan, berat otak hanya mencapai 2 – 3 persen.

Tetapi peranan otak sangat besar dalam kehidupan sehari hari. Meskipun beratnya sangat kecil, tetapi kebutuhannya akan oksigen dan glukosa, paling banyak dibandingkan dengan organ organ lainnya.

Pada orang dewasa, diperlukan 600 mililiter oksigen (25 persen dari total konsumsi oksigen oleh tubuh) dan 100 mililiter glukosa per menit. Kebutuhan sebanyak itu harus dibawa oleh satu liter darah (20 persen dari seluruh darah yang dikeluar¬kan jantung setiap menit) yang mengalir ke otak.

Terhentinya aliran darah selama tiga menit saja dapat mengakibatkan kerusakan sel otak, sedangkan aliran darah yang berhenti selama lebih dari sembilan menit akan mengakibatkan kematian.

Susunan otak sangat rumit, tetapi secara sederhana dapat dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum). Otak besar merupakan 70 persen dari seluruh isi otak, serta bertanggungjawab terhadap tingkat kecerdasan dan kemampuan berpikir kita.

Dalam  otak besar inilah, informasi yang diterima oleh organ penginderaan diolah, disimpulkan dan ditanggapi. Otak kecil bervolume kira kira 10 persen dari seluruh otak, berfungsi sebagai pengontrol koordinasi dan keseimbangan.

Tingkat Kecerdasan
Kecerdasan adalah suatu kemampuan mental yang dibawa oleh individu sejak lahir, untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan yang baru serta  memecahkan permasalahan permasalahan secara cepat dan tepat.

Tingkat kecerdasan anak sangat ditentukan oleh keadaan otak dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: sifat genetis, lingkungan (fasilitas, sosial ekonomi keluarga), motivasi dan status gizinya. Kepandaian seseorang dapat  diukur dengan alat electro encephalogram (EEG), alat positron emission tomography (PET) dan tes IQ.

Alat EEG dapat menangkap dan mencatat gelombang arus yang dipancarkan oleh otak. Sedangkan alat PET, mencatat reaksi otak terhadap suatu permasalahan.  Otak yang cerdas, hanya memerlukan sedikit reaksi untuk memecahkan masalah. Sedangkan yang kurang cerdas, tampak akan mengerahkan hampir semua bagian otaknya untuk menjawab permasalahan yang sama.

Tes IQ sejak lama telah dipakai. Tes ini sebagai salah satu cara untuk menduga tingkat kecerdasan seseorang. Orang orang yang terkenal, terbukti memiliki IQ yang tinggi.

Misalnya, Albert Einstein yang sangat ahli dalam bidang fisika, matematika dan juga pemain biola yang sangat piawai itu memiliki IQ 172 (72 persen lebih tinggi dari orang kebanyakan).

Demikian juga dengan Henri Poincare, seorang ahli matematika yang terkenal karena ketajaman intuisinya tercatat memiliki IQ di atas 200. Plato, Michael Angelo, Mozart dan tokoh tokoh lainnya, telah dicatat sejarah sebagai pemilik IQ yang tinggi serta ahli dalam bidangnya masing masing.

Menurut Tirtonegoro (1984), tingkat kecerdasan seseorang menyebar secara normal mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, yaitu: 1 persen cacat berat/idiot (IQ 0   25), 2 persen cacat agak berat/imbesil (IQ 25   50), 20 – 25 persen cacat ringan /debil (IQ 50   75) dan lamban belajar (IQ 75   85), 50 – 55 persen rata rata/normal (IQ 90   110), 20 – 25 persen superior (IQ 110   125), 2 persen sangat superior/gifted (IQ 125   140), dan 1 persen genius (IQ 140   200).

Perkembangan otak manusia dimulai sejak ia masih berupa janin di dalam kandungan. Oleh karena itu para ibu hamil dituntut untuk senantiasa menciptakan status gizi yang baik dan pera¬watan yang memadai, agar bayi yang kelak dilahirkan mengalami proses tumbuh kembang yang optimum.

Kekurangan Energi  
Keadaan gizi ibu ibu hamil sangat erat hubungannya dengan berat badan bayi yang akan dilahirkan. Ibu ibu hamil adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah masalah gizi, terutama masalah kekurangan energi dan protein (KEP). Bayi yang dilahirkan oleh para ibu dengan kondisi KEP, akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu kurang dari 2,5 kg.

Kondisi BBLR akan sangat berpengaruh terhadap perkem¬bangan kesehatan anak selanjutnya. Selain kekurangan gizi, bayi yang baru lahir tersebut juga akan mengalami kemunduran perkembangan otak. Hal ini akan berakibat terjadinya penurunan kemam¬puan belajar dan kemampuan akademik pada usia yang lebih lanjut. Selain itu, bayi BBLR mempunyai kemungkinan meninggal sebelum usia satu tahun, 17 kali lebih besar dibandingkan dengan anak yang dilahirkan dengan berat badan normal.

Ibu-ibu hamil yang cukup gizi akan mengalami pertambahan berat badan rata rata sebesar 12,5 kg selama 9 bulan kehamilannya dan akan melahirkan bayi dengan berat badan rata rata 3,3 kg. Untuk mencapai kondisi tersebut, ibu hamil harus cukup mengonsumsi bahan bahan makanan sumber energi, protein, vitamin dan mineral.

Rata rata tambahan energi yang diperlukan selama masa kehamilan, adalah 80.000 kilokalori. Jumlah tersebut  terbagi atas 150 kilokalori per hari selama trimester (tiga bulan) pertama, 350 kilokalori per hari selama trimester kedua dan ketiga masa kehamilan.

Tambahan protein yang diperlukan untuk mencapai keadaan normal tersebut adalah 925 gram, yaitu rata rata 3,3 gram per hari selama masa kehamilannya. Tambahan protein yang diperlukan selama trimester pertama, kedua dan ketiga masing masing 1,2; 6,1 dan 10,7 gram per hari.  Selain itu diperlukan juga tambahan vitamin dan mineral yang dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.

Kondisi KEP pada ibu ibu hamil, sudah barang tentu akan berpengaruh besar terhadap anatomi otak bayi yang kelak dilahirkan. Yaitu menyangkut berat otak, jumlah sel otak dan besar sel otak. Telah diketahui bahwa anatomi otak sangat berhubungan erat dengan tingkat kecerdasan anak di kemudian hari.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah konsumsi asam lemak tidak jenuh ganda rantai panjang (PUFA). Termasuk ke dalam kelompok PUFA adalah asam lemak Omega-3 dan asam lemak Omega-6.

Asam lemak Omega-3 yang umumnya terdapat pada lemak ikan laut, terdiri dari asam lemak linolenat, asam eikosapentanoat (eicosapentanoic acid = EPA) dan asam dokosaheksanoat (docosahexanoic acid = DHA), yang masing-masing terdiri dari 3,5 dan 6 buah ikatan rangkap.  Asam lemak Omega-6 yang umumnya terdapat pada lemak biji-bijian, terdiri dari asam linolenat dan asam arakhidonat.

Asam lemak Omega-3, khususnya DHA, telah diketahui sangat besar peranannya dalam perkembangan otak.  Sehingga keberadaannya sangat diperlukan pada masa pertumbuhan otak seseorang, yaitu sejak masa janin hingga usia 2 tahun setelah kelahiran.

Selain diperoleh dari ikan dan minyak ikan laut, saat ini beberapa industri pangan telah melakukan penambahan asam lemak DHA ke dalam susu untuk ibu hamil, maupun susu formula bayi. @

Prof. DR. Made Astawan
Dosen di Departemen Teknologi
Pangan dan Gizi-IPB

http://nasional.kompas.com/read/2009/12/27/11572012/Membentuk.Anak.Cerdas.Sejak.Hamil

Hukum dalam puasa Sunnah 6 hari bulan Syawal

Penulis: Al-Lajnah Ad-Da’imah lil Buhuts wal Ifta’

Dalil-dalil tentang Puasa Syawal

Dari Abu Ayyub radhiyallahu anhu:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Siapa yang berpuasa Ramadhan dan melanjutkannya dengan 6 hari pada Syawal, maka itulah puasa seumur hidup’.” [Riwayat Muslim 1984, Ahmad 5/417, Abu Dawud 2433, At-Tirmidzi 1164]

Hukum Puasa Syawal

Hukumnya adalah sunnah: “Ini adalah hadits shahih yang menunjukkan bahwa berpuasa 6 hari pada Syawal adalah sunnah. Asy-Syafi’i, Ahmad dan banyak ulama terkemuka mengikutinya. Tidaklah benar untuk menolak hadits ini dengan alasan-alasan yang dikemukakan beberapa ulama dalam memakruhkan puasa ini, seperti; khawatir orang yang tidak tahu menganggap ini bagian dari Ramadhan, atau khawatir manusia akan menganggap ini wajib, atau karena dia tidak mendengar bahwa ulama salaf biasa berpuasa dalam Syawal, karena semua ini adalah perkiraan-perkiraan, yang tidak bisa digunakan untuk menolak Sunnah yang shahih. Jika sesuatu telah diketahui, maka menjadi bukti bagi yang tidak mengetahui.”
[Fataawa Al-Lajnah Ad-Daa’imah lil Buhuuts wal Ifta’, 10/389]

Hal-hal yang berkaitan dengannya adalah:
1. Tidak harus dilaksanakan berurutan.
“Hari-hari ini (berpuasa syawal-) tidak harus dilakukan langsung setelah ramadhan. Boleh melakukannya satu hari atau lebih setelah ‘Id, dan mereka boleh menjalankannya secara berurutan atau terpisah selama bulan Syawal, apapun yang lebih mudah bagi seseorang. … dan ini (hukumnya-) tidaklah wajib, melainkan sunnah.”
[Fataawa Al-Lajnah Ad-Daa’imah lil Buhuuts wal Ifta’, 10/391]

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:
“Shahabat-shahabat kami berkata: adalah mustahab untuk berpuasa 6 hari Syawal. Dari hadits ini mereka berkata: Sunnah mustahabah melakukannya secara berurutan pada awal-awal Syawal, tapi jika seseorang memisahkannya atau menunda pelaksanaannya hingga akhir Syawal, ini juga diperbolehkan, karena dia masih berada pada makna umum dari hadits tersebut. Kami tidak berbeda pendapat mengenai masalah ini dan inilah juga pendapat Ahmad dan Abu Dawud.” [Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab]

Bagaimanapun juga bersegera adalah lebih baik: Berkata Musa: ‘Itulah mereka telah menyusul aku. Dan aku bersegera kepada-Mu, Ya Rabbi, supaya Engkau ridho kepadaku. [QS Thoha: 84]

2. Tidak boleh dilakukan jika masih tertinggal dalam Ramadhan

“Jika seseorang tertinggal beberapa hari dalam Ramadhan, dia harus berpuasa terlebih dahulu, lalu baru boleh melanjutkannya dengan 6 hari puasa Syawal, karena dia tidak bisa melanjutkan puasa Ramadhan dengan 6 hari puasa Syawal, kecuali dia telah menyempurnakan Ramadhan-nya terlebih dahulu.”

[Fataawa Al-Lajnah Ad-Daa’imah lil Buhuuts wal Ifta’, 10/392]

Tanya : Bagaimana kedudukan orang yang berpuasa enam hari di bulan syawal padahal punya qadla(mengganti) Ramadhan ?

Jawab : Dasar puasa enam hari syawal adalah hadits berikut

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan lalu mengikutinya dengan enam hari Syawal maka ia laksana mengerjakan puasa satu tahun.”

Jika seseorang punya kewajiban qadla puasa lalu berpuasa enam hari padahal ia punya kewajiban qadla enam hari maka puasa syawalnya tak berpahala kecuali telah mengqadla ramadlannya (Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin)

Hukum mengqadha enam hari puasa Syawal

Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Baaz ditanya : Seorang wanita sudah terbiasa menjalankan puasa enam hari di bulan Syawal setiap tahun, pada suatu tahun ia mengalami nifas karena melahirkan pada permulaan Ramadhan dan belum mendapat kesucian dari nifasnya itu kecuali setelah habisnya bulan Ramadhan, setelah mendapat kesucian ia mengqadha puasa Ramadhan. Apakah diharuskan baginya untuk mengqadha puasa Syawal yang enam hari itu setelah mengqadha puasa Ramadhan walau puasa Syawal itu dikerjakan bukan pada bulan Syawal ? Ataukah puasa Syawal itu tidak harus diqadha kecuali mengqadha puasa Ramadhan saja dan apakah puasa enam hari Syawal diharuskan terus menerus atau tidak ?

Jawaban
Puasa enam hari di bulan Syawal, sunat hukumnya dan bukan wajib berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan kemudian disusul dengan puasa enam hari di bulan Syawal maka puasanya itu bagaikan puasa sepanjang tahun” [Dikeluarkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya]

Hadits ini menunjukkan bahwa puasa enam hari itu boleh dilakukan secara berurutan ataupun tidak berurutan, karena ungkapan hadits itu bersifat mutlak, akan tetapi bersegera melaksanakan puasa enam hari itu adalah lebih utama berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala (yang artinya) : “..Dan aku bersegera kepada-Mu. Ya Rabbku, agar supaya Engkau ridha (kepadaku)” [Thaha : 84]

Juga berdasarakan dalil-dalil dari Al-Kitab dan As-Sunnah yang menunjukkan kutamaan bersegera dan berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan. Tidak diwajibkan untuk melaksanakan puasa Syawal secara terus menerus akan tetapi hal itu adalah lebih utama berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya) : “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus menerus dikerjakan walaupun sedikit”

Tidak disyari’atkan untuk mengqadha puasa Syawal setelah habis bulan Syawal, karena puasa tersebut adalah puasa sunnat, baik puasa itu terlewat dengan atau tanpa udzur.

Mengqadha enam hari puasa Ramadhan di bulan Syawal, apakah mendapat pahala puasa Syawal enam hari

Pertanyaan
Syaikh Abduillah bin Jibrin ditanya : Jika seorang wanita berpuasa enam hari di bulan Syawal untuk mengqadha puasa Ramadhan, apakah ia mendapat pahala puasa enam hari Syawal ?

Jawaban
Disebutkan dalam riwayat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda (yang artinya) : “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa enam hari bulan Syawal maka seakan-akan ia berpuasa setahun”
Hadits ini menunjukkan bahwa diwajibkannya menyempurnakan puasa Ramadhan yang merupakan puasa wajib kemudian ditambah dengan puasa enam hari di bulan Syawal yang merupakan puasa sunnah untuk mendapatkan pahala puasa setahun. Dalam hadits lain disebutkan (yang artinya) : “Puasa Ramadhan sama dengan sepuluh bulan dan puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan dua bulan”

Yang berarti bahwa satu kebaikan mendapat sepuluh kebaikan, maka berdasarkan hadits ini barangsiapa yang tidak menyempurnakan puasa Ramadhan dikarenakan sakit, atau karena perjalanan atau karena haidh, atau karena nifas maka hendaknya ia menyempurnakan puasa Ramadhan itu dengan mendahulukan qadhanya dari pada puasa sunnat, termasuk puasa enam hari Syawal atau puasa sunat lainnya. Jika telah menyempurnakan qadha puasa Ramadhan, baru disyariatkan untuk melaksanakan puasa enam hari Syawal agar bisa mendapatkan pahala atau kebaikan yang dimaksud. Dengan demikian puasa qadha yang ia lakukan itu tidak bersetatus sebagai puasa sunnat Syawal.

Apakah suami berhak untuk melarang istrinya berpuasa Syawal

Pertanyaan
Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya : Apakah saya berhak untuk melarang istri saya jika ia hendak melakukan puasa sunat seperti puasa enam hari Syawal ? Dan apakah perbuatan saya itu berdosa ?

Jawaban
Ada nash yang melarang seorang wanita untuk berpuasa sunat saat suaminya hadir di sisinya (tidak berpergian/safar) kecuali dengan izin suaminya, hal ini untuk tidak menghalangi kebutuhan biologisnya. Dan seandainya wanita itu berpuasa tanpa seizin suaminya maka boleh bagi suaminya untuk membatalkan puasa istrinya itu jika suaminyta ingin mencampurinya. Jika suaminya itu tidak membutuhkan hajat biologis kepada istrinya, maka makruh hukumnya bagi sang suami untuk melarang istrinya berpuasa jika puasa itu tidak membahayakan diri istrinya atau menyulitkan istrinya dalam mengasuh atau menyusui anaknya, baik itu berupa puasa Syawal yang enam hari itu ataupun puasa-puasa sunnat lainnya.

Hukum puasa sunnah bagi wanita bersuami

Pertanyaan
Syaikh Shalih Al-Fauzan ditanya : Bagaimanakah hukum puasa sunat bagi wanita yang telah bersuami ?

Jawaban
Tidak boleh bagi wanita untuk berpuasa sunat jika suaminya hadir (tidak musafir) kecuali dengan seizinnya, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Tidak halal bagi seorang wanita unruk berpuasa saat suminya bersamanya kecuali dengan seizinnya” dalam riwayat lain disebutkan : “kecuali puasa Ramadhan”
Adapun jika sang suami memperkenankannya untuk berpuasa sunat, atau suaminya sedang tidak hadir (bepergian), atau wanita itu tidak bersuami, maka dibolehkan baginya menjalankan puasa sunat, terutama pada hari-hari yang dianjurkan untuk berpuasa sunat yaitu : Puasa hari Senin dan Kamis, puasa tiga hari dalam setiap bulan, puasa enam hari di bulan Syawal, puasa pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah dan di hari ‘Arafah, puasa ‘Asyura serta puasa sehari sebelum atau setelahnya.

(Al-Fatawa Al-Jami’ah Lil Mar’atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita Muslimah, Amin bin Yahya Al-Wazan)

Sumber artikel : http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=383

Blink 182 — Up All Night lyrics

 

 

 

Everyone wants to call it all around our life with a better name,

Everyone falls and spins and gets up again with a friend, who does the same.
Everyone lies and cheats their, ones who need then still believes their heart
Everyone gets the chills, the kind that kills when pain begins to start.

Lets get this straight.
Do you want me here?
As I struggle through
Each and every year.
And all these demons,
They keep me up all night x3

Everyone’s cross to bear the crown they wear on, endless holiday
Everyone raise a kids in a world that changes, life to a better game
Everyone works and fights, stays up all night to sell the break of day
Everyone lives to tell the tale of how he died alone some day.

Lets get this straight.
Do you want me here?
As I struggle through
Each and every year.
And all these demons,
They keep me up all night x4
They keep me up all

Hadist Nabi Muhammad saw Tentang Marah

Nemu tulisan dari blog yang bagus. Patut kita contoh sebagi Kaumnya.

Bismillahirrahmainrrahiim.
berikut adalah beberapa hadist Nabi Muhammad saw tentang marah dari kitab muntakhab ahadist.
1.Dari ibnu Abbas r,huma dari Nabi saw,beliau bersabda.”Ajarkanlah(perkara agama kepada manusia),berilah kabar gembira,dan janganlah mempersulit.Dan apabila seseorang dari kalian MARAH,maka hendaklah ia DIAM.(HR Ahmad)

‎2.Dari ‘Athiyah r a berkata,RAsulullah saw bersabda,”Sesungguhnya marah itu berasal dari syetan,dan sesungguhnya Syetan itu di ciptakan dari api,sedangkan api hanya bisa dipadamkan dengan air.Oleh karena itu,apabila seorang dari kalian marah,maka hendaklah ia berwudhu(HR Abu DAwud)

3.Dari Abdullah bin umar r.huma meriwayatkan,Rasulullah saw bersabda,”tidaklah seorang hamba menelan satu tegukan yang lebih utama (lebih disukai)disisi Allah ‘Azza wa jalla dari pada satu tegukan kemarahan yang ia telan(tahan) semata-mata karena mengharap keridhaan Allah swt(HR Ahmad)

‎4.Dari Mu’adz ra meriwayatkan bahwasanya Rasulullah saw bersabda,”barang siapa yang menahan amarahnya , padahal ia mampu untuk meluapkan marahnya,maka pada hari kiamat Allah akan memanggilnya kehadapan seluruh mahluk, lalu dia mempersilahkan padanya untuk memilih bidadari mana yang ia suka (HR Abu Dawud)

‎5.Dari Anas bin MAlik ra,sesungguhnya Rasulullah saw bersabda ,”barang siapa yang menjaga lidahnya (dari membicarakan aib orang lain)maka Allah akan menutupi aibnya(kesalahannya).Barang siapa yang menhan MARAHnya,maka Allah akan menahan ADZAB-Nya terhadap dirinya pada hari kiamat,Dan barang siapa yang meminta maaf kepada Allah ‘Azza wa jalla maka Allah akan menerima permintaan maafnya(HR BAihaqi)

hadist-hadist diatas terhimpun dalam kitab muntakhab ahadist,yang di himpun oleh Syeh maulana Muhammad Yusuf Alkhandalawi.
semoga Allah swt melimpahkan rahmatNya kepada beliau atas segala ilmu dan pengorbanannya utk agama.
Dan semoga kita bisa mengambil manfaat dan ilmu dari hadist-hadist tersebut.

intinya adalah apabila kita mesara jengkel dan hendak marah kepada seseorang maka berusahalah untuk diam dan berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk dengan membaca ta’awudz jika masih belummenahan mampu maka Ambillah air wudhu karena marah itu datangnya dari Syetan dan setan diciptakan dari api,dan api bisa di padamkan dengan air..
lebih bagus lagi jiak di tambah sholat dua rakaat.
InsyaAllah Allah swt akan memberi ketenangan.

Allahu a’lam

http://taufik16ma.wordpress.com/2011/01/23/hadist-nabi-muhammad-saw-tentang-marah/

Reset Printer Canon IP 1880

Canon IP 1880 merupakan seri printer yang ditujukan buat kalangan consumer (pengguna biasa). Dibanding pendahulunya yaitu seri IP 1700, IP 1880 memiliki perbedaan yang mencolok dalam hal bentuk fisik. Dibalut dengan warna hitam dan memiliki bentuk fisik yang agak gendut. Kualitas foto yang dihasilkan yaitu 4800 dpi, dengan kecepatan yang dimilikinya yaitu 20 ppm untuk cetak hitam dan 16 ppm untuk cetak warna.Dengan kelebihan yang dimilikinya, cocok untuk digunakan oleh pengguna biasa. Namun dibalik keunggulannya itu, ada beberapa kelemahan yang sangat mengganggu. Hal yang paling banyak dikeluhkan oleh konsumen yaitu mengenai Blinking. Blinking biasanya terjadi apabila counter yang terpasang pada printer tersebut telah mencapai nilai maksimalnya. Nilai maksimal sendiri ditentukan oleh produsennya. Sepertinya counter dibuat/dipasang sebagai pengingat bahwa printer telah bekerja maksimal sesuai kapasitas yang dimilikinya. Namun yang disesalkan adalah seringkali printer yang baru beberapa halaman mencetak (print) telah mengalami blinking. Artinya Blinking sebagai sarana untuk mengingatkan kinerja printer tidak bekerja dengan baik.

Namun tetap konsumenlah yang akhirnya direpotkan. Namun hal ini bukan berarti blinking tidak bisa kita hilangkan. Blinking dapat dihilangkan dengan mereset counter menjadi nilai semula (sebelum dipakai).Untuk Canon 1880 ada 2 cara menghilangkan blinking, yang pertama dengan cara manual namun hanya bersifat temporer (tidak permanen) dan yang kedua dengan menggunakan software atau software reseter. Syarat utama untuk meresepet printer anda harus memiliki software reseternya dulu. Untuk mendapatkannya dapat diklik disini

Link 1

Apabila software reseternya sudah didownload, ekstrak software tersebut menggunakan winzip atau winrar. kemudian pastikan atribut file nya tidak dalam status read only.
Untuk reset printer Canon berbeda dengan reset printer epson, kalau printer canon printer harus dalam keadaan service mode / reset manual/temporer. untuk IP 1880 cara reset manual/temporernya sebagai berikut :

1. kalo blinking, pijit tombol resume selama 5-10 detik.
2. kemudian buka cover printernya
3. cabut semua catridgenya
4. pasang lagi
5. Matikan printer dengan menekan tombol power
6. Hidupkan lagi
7. Lihat masih blinking ggak

Kalo sudah tidak ngeblink lagi, kita masuk ke tahap selanjutnya yaitu menjalankan software reseternya.
Oh ya sebelumnya driver printer dan printernya harus sudah dalam posisi hidup atau aktif
1. Masuk ke folder reseternya
2. Klik GeneralTool.exe
3. maka muncul gambar seperti berikut :

Ikuti langkahnya :
1. Pastikan Port USB sudah terpasang
2. Klik Lock Release
3. Cheklist EEProm Clear
4. Sebelumnya pasang dulu kertas, kemudian Klik Test Pattern 1
4. Kalau printer langsung proses cetak, biasanya Blinknya udah hilang.

 

Sumber : http://warnetflashnet.blogspot.com/2008/08/tutorial-reseter-reset-printer-canon-ip.html

 

Tambahan, ada cara lainnya untuk yang temporer setelah gugling :

* MATIKAN PRINTER
* CABUT KABEL POWER
* TEKAN PENGHIDUP PRINTER ( ON/OFF)
* COLOKKAN PRINTER ( POSISI TANGAN TETAP NEKAN ON/OFF
* TAHAN ON/OFF TRUS TEKAN 2 KALI TOMBOL RESUME / RESSET
* LEPASKAN ON / OFF
PRINTER SUDAH HILANG LAMPU MERAHNYA….( BLINKING )

TAHAP SELANJUTNYA..START > PRINTER AND FAXES > ( CARI JENIS PRINTER YANG KAMU PAKAI YANG BERSTATUS READY..) KLIK KANAN DAN AMBILLAH SET AS DEFAULT PRINTER….

PRINTER SUDAH BISA DI GUNAKAN

Translate Bahasa Indonesia – Basa Sunda

Suka bingung sendiri klo denger orang-orang ngomong basa Sunda, ngerti sedikit seh tapi kebanyakan ga taunya 😀 hehhe. Sebenernya seh ada keturunan Sunda juga seh, tapi ga pernah dipake sama sekali, di rumah bahasa Indonesia. Bukan bermaksud untuk terlalu sukuisme, tapi apa salahnya klo kita melestarikan kekayaan adat kita ini. Sebelum itu semua hilang dengan sendirinya.

Setalah cari-cari referensi pake om gugel, akhirnya tertutuju ke satu address dibawah.

Lumayan buat yang baru belajar basa Sunda, atau untuk sekedar tau tentang basa Sunda.

Translate Bahasa Indonesia – basa Sunda

Selamat mencoba

Mohon dikomen atau dirate juga boleh..

Regards,

Idham RJ

Java Generic dan Collection

Boleh unduh dari accountnya kang eecchhoo 😀
Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang membacanya..
Nuhun kang Eko..